Bulan Ramadhan 1440 H / 2019 M telah singgah di hadapan kita kembali. Agenda besar dengan tajuk ‘Gema Kampus Ramadhan UMS’ akan mewarnai lembaran Ramadhan selama satu bulan penuh di kampus Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Kegiatan Gema Kampus Ramadhan diawali dengan Grand Opening pada Ahad (5/5) malam di Masjid Hj. Sudalmiyah Rais, yang menjadi awal penanda dari seluruh rangkaian di bulan kemuliaan tersebut.

Grand Opening tersebut diawali dengan sholat Isya’ berjamaah, kemudian dilanjutkan sholat tarawih yang diikuti oleh civitas akademika UMS dan masyarakat umum yang ada di sekitar kampus dan dilanjutkan peresmian Gema Kampus Ramadhan oleh Rektor UMS, Dr. Sofyan Anif, M.Si. Sholat tarawih diimami oleh Bisrul Khafidz, mahasiswa Teknik Informatika FKI UMS angkatan tahun 2015.

Setelah selesai sholat berjamaah, Rektor UMS memberikan tausyiyah di hadapan para jamaah. Dalam tausyiyahnya, Rektor menjelaskan terkait implementasi nilai keislaman di Era milenial menuju kampus berkemajuan, yang sekaligus merupakan tema dari program Gema Kampus Ramadhan 1440 H UMS.

“Bulan Ramadhan juga sering disebut ‘Syahrur Tarbiyah’ atau bulan pendidikan. Maka sudah barang tentu jadikan Ramadhan sebagai momentum bagi kita untuk mendidik kesabaran dan ketaatan kita” ujar Rektor UMS.

Bambang Sukoco, S.H., M.H. selaku Ketua Panitia program, mengatakan Gema Kampus Ramadhan tahun ini akan diisi dengan kegiatan keislaman dan Kemuhammadiyahan baik di dalam maupun di luar kampus. Panitia juga menggandeng Ortom dan beberapa UKM dalam penyelenggaraan acara. Salah satu program kegiatan yang akan di laksanakan yakni Tabligh Akbar yang akan menghadirkan Tokoh-tokoh nasional dan Muhammadiyah seperti Prof. Din Syamsudin, Dr. Haedar Nasir, Prof. Dr  Amin Rais, M.A., Dahlan Rais, M.Hum., Dahnil Anzar Simanjuntak, dan Mustofa Nahra Wardaya.

Rencananya Tabligh Akbar tersebut akan mengundang warga Muhammadiyah se-Solo Raya dan sekitarnya. “Perbedaan program di tahun ini, yaitu adanya program Iktikaf selama 10 hari terakhir Ramadhan, dengan fasilitas makan, laundry, snack dan lain sebagainya. Program Iktikaf ini gratis untuk seluruh dosen, karyawan, mahasiswa dan masyrakat umum.” kata Bambang.

Terakhir Dia berharap, seluruh civitas akademika UMS dapat menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk dan semakin meningkatkan ketaqwaan. (Risqi)