Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar kegiatan pembekalan dan pelepasan calon alumni sebagai bagian dari rangkaian menuju prosesi wisuda. Kegiatan ini diikuti oleh 625 calon wisudawan dari berbagai program studi di lingkungan FEB UMS.
Dekan FEB UMS, Prof. Dr. Muzakar Isa, S.E., M.Si., CSBA., CIPE, dalam sambutannya menyampaikan bahwa FEB UMS kini telah memasuki usia ke-45 tahun. Saat ini FEB UMS memiliki tujuh program studi yang mencakup jenjang pendidikan S1 hingga S3.
Ia menegaskan bahwa FEB UMS terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan, salah satunya dengan menargetkan seluruh program studi meraih akreditasi unggul pada tahun 2027. Selain itu, FEB UMS juga terus memperluas jejaring internasional melalui berbagai program global.
Beberapa program internasional yang telah berjalan antara lain program double degree dan pertukaran pelajar yang telah diikuti oleh puluhan mahasiswa FEB UMS. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa FEB UMS mampu bersaing di tingkat global.
“Gelar yang disematkan bukan sekadar akademik, tetapi amanah untuk memberikan manfaat kepada masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Dekan I FEB UMS, Aflit Nuryulia Praswati, S.E., M.M., dalam laporan akademiknya menyampaikan bahwa dari total 625 calon wisudawan, sebanyak 308 mahasiswa berhasil meraih predikat cumlaude.
Program Studi Manajemen menjadi program studi dengan jumlah lulusan terbanyak sekaligus penyumbang lulusan cumlaude terbanyak pada periode wisuda kali ini.
Pada kesempatan tersebut juga diumumkan lulusan terbaik dari masing-masing program studi yang memiliki capaian Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi sebagai bentuk apresiasi atas prestasi akademik yang diraih selama masa studi.
Menutup laporan akademiknya, Aflit berpesan agar para lulusan terus mengembangkan kemampuan diri, adaptif terhadap perubahan, serta menjaga integritas dan nama baik almamater.
“Hari ini bukan akhir, tetapi awal dari perjalanan baru. Jadilah lulusan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga membawa kebermanfaatan bagi masyarakat,” pungkasnya.

