JEPANG – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (FEB UMS) terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring akademik di kancah internasional. Langkah strategis ini diwujudkan melalui kunjungan akademik jajaran pimpinan FEB UMS ke salah satu perguruan tinggi bergengsi di dunia, Nagoya University, Jepang.
Rombongan FEB UMS yang dipimpin langsung oleh Dekan FEB UMS, Prof. Dr. Muzakar Isa, S.E., M.Si., CSBA., CIPE., disambut hangat oleh pihak Nagoya University. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam mendiskusikan berbagai peluang kolaborasi akademik dan riset global.
Hadir dalam diskusi tersebut, Prof. OTCHIA Christian Samen dari Graduate School of International Development, Department of International Development and Cooperation, Nagoya University. Kedua belah pihak membahas sejumlah agenda penting, mulai dari potensi kolaborasi riset bersama (joint research), program dosen tamu (visiting professor), pertukaran mahasiswa (student exchange), hingga pengembangan program akademik berstandar global.
Kajian UMKM Batik Curi Perhatian Akademisi Jepang
Salah satu momen krusial dalam kunjungan akademik ini adalah presentasi mengenai Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) batik Indonesia. Kajian yang dipaparkan oleh tim FEB UMS tersebut berhasil menarik perhatian besar dan apresiasi dari para akademisi di Nagoya University.
Para akademisi Jepang menunjukkan ketertarikan tinggi terhadap daya tahan, kreativitas, serta nilai budaya luhur yang melekat pada industri batik Indonesia. Diskusi pun berkembang secara mendalam, tidak hanya menyoroti batik dari aspek bisnis dan manajemen, tetapi juga bagaimana industri kreatif ini mampu menjadi simbol identitas budaya yang tangguh di tengah ketatnya persaingan global.
Langkah Nyata Menuju World Class University
Kunjungan ke Negeri Sakura ini menegaskan langkah nyata FEB UMS dalam mempercepat internasionalisasi kampus. Kegiatan ini menjadi sinyal positif bahwa perguruan tinggi Indonesia memiliki potensi besar untuk tampil aktif dan kontributif dalam jejaring pendidikan dunia.
Prof. Muzakar Isa menyampaikan bahwa rangkaian pertemuan dan diskusi di Jepang ini bukan sekadar perjalanan akademik biasa, melainkan fondasi penting untuk menghadirkan lebih banyak kolaborasi global di masa depan.
Melalui kerja sama internasional yang erat, FEB UMS berkomitmen untuk terus memperkuat reputasi institusi di tingkat global, sekaligus membuka wawasan serta peluang emas bagi mahasiswa agar siap menghadapi tantangan di era internasional.

