Karanganyar, 18 Agustus 2025 – Dalam Rapat Kerja (Raker) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (FEB UMS), Dekan Prof. Muzakar Isa selaku Dekan FEB UMS memaparkan arah strategis pengembangan fakultas lima tahun ke depan. Di tengah dinamika pendidikan tinggi, beliau menegaskan pentingnya konsolidasi mutu, penguatan ekosistem riset–kewirausahaan, serta percepatan langkah menuju akreditasi internasional. “Kita perlu bergerak serempak: memperkuat fondasi tata kelola, menaikkan standar kinerja, dan memastikan setiap program membawa dampak nyata bagi mahasiswa serta masyarakat,” ujarnya.
Prof. Muzakar menyoroti daya saing institusi sebagai modal penting pengembangan fakultas. Stabilnya penerimaan mahasiswa baru UMS menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas layanan akademik, relevansi kurikulum, dan kinerja dosen–tendik. “Keunggulan tidak cukup dideklarasikan; ia harus dihadirkan melalui proses yang terukur dan berkelanjutan,” tegasnya, seraya menautkan visi FEB UMS: Islami, Unggul, Mendunia, dan Berkelanjutan.
Agenda prioritas yang disampaikan mencakup: review kurikulum berorientasi global, perintisan kelas internasional pada tiap program studi, penyelenggaraan seminar internasional yang terarah, penguatan jejaring melalui temu alumni dan temu bisnis, serta rintisan inkubator kewirausahaan untuk mendorong hilirisasi riset dan proyek mahasiswa. “Ekosistem akademik harus mendorong kolaborasi lintas prodi dan lintas sektor agar capaian publikasi, inovasi, dan kewirausahaan tumbuh serempak,” tambahnya.
Pada aspek tata kelola, Prof. Muzakar menekankan peran strategis Gugus Jaminan Mutu (GJM) dan Unit Jaminan Mutu (UJM) dalam mengawal standar proses dan luaran. Penguatan database fakultas diproyeksikan menjadi tulang punggung pemantauan KPI (publikasi, MBKM, IKU, akreditasi), audit tahunan, serta kebutuhan eviden untuk lembaga akreditasi. “Data yang rapi adalah prasyarat pengambilan keputusan yang cepat dan akurat,” jelasnya.
Menutup paparannya, Prof. Muzakar mendorong seluruh sivitas untuk berfokus pada kinerja berbasis dampak: peningkatan pengalaman belajar mahasiswa, kemitraan industri, serta kontribusi terhadap masyarakat. “Akreditasi internasional bukan sekadar target administratif; ia adalah cara kita memastikan mutu, relevansi, dan reputasi FEB UMS di level global,” pungkasnya. Dengan komitmen bersama, FEB UMS menargetkan akselerasi capaian-capaian strategis tersebut secara terencana dan terukur.
🔎 Ringkasan Agenda Prioritas FEB UMS (2025–2026)
Mulai menjadi anggota akreditasi internasional AACSB
Review kurikulum berorientasi internasional
Rintisan kelas internasional di semua prodi
Penyelenggaraan seminar internasional yang terarah
Temu alumni dan temu bisnis untuk memperluas jejaring
Rintisan inkubator kewirausahaan
Penguatan peran GJM & UJM dalam sistem penjaminan mutu
Penyusunan database fakultas untuk audit tahunan dan akreditasi
Peningkatan kualitas SDM, tata kelola, pendanaan, serta sarana prasarana

